Senin, 02 Januari 2023

Ibunda Aminah melepas dan menerima kembali Rasulullah dalam pangkuan (Untuk di susui)

 

Aminah binti wahb, adalah puteri pembesar bani zahrah , ibunya adalah labirah binti abdil ‘uzza bin utsman bin abd ad-Dâr  bin Qushay bin kilab bin murrah bin ka’b bin lu’ay bin ghalib bin fihr, lahir pertengahan abad ke 6 masehi dari kabilah yang di anggap sebagai kabilah yang paling terhormat dan memiliki keturunan termulia, kemuliaan inilah yang di banggakan oleh Rasulullah ﷴ

“Allah terus-menerus memindahkanku dari rusuk yang baik ke rahim yang suci, terpilih, dan terdidik. Tiada jalan yang bercabang menjadi dua, kecuali aku berada di jalan yang terbaik."

 

Hari pertama hingga kedua Rasulullah ﷴ ibundanya menawarkan puting susu tapi rasullullah enggan menyusui karena tahu ibunya amat sedih karena kematian suaminya, rasulullah lebih memilih untuk makan ruhani daripada jasmani degan memandang rembulan di sekelilingnay yang seakan berbisik pada rasulullah. Di hari ke3 datanglah tsuaibah budak dari abu laham dan seketika rasullullah dengan lahap meminum susu dari putih tsuaibah (pernah juga menyusui paman nya Hamzah bin abdul muthalib) , di hari ke delapa datanglah bani sa’d bin bakar untuk mencari bayi-bayi untuk di susui, kurang lebih ada 10 orang dan terpilihlah Halimah As sa’diyah  ( putri abi Dzuaib) istri dari Al Harits sabda rasulullah, aku adalah orang arab yang paling fasih berbahasa arab karena aku adalah anak quraisy dan menyusu kepada bani sa’d.

Tidak ada satupun ibu susu yang mau mengambil ﷴ untuk di susui karena seorang yatim, hingga akhirnya karena halimah as sadiyah tidak mau pulang dengan tidak membawa bayi untuk di susui , makanya dengan seijin dari suaminnya al harits maka di bawalah muhammad untuk di susui, saat akan pulang tetiba air susu halimah penuh dengan susu dan uniknya rasulullah hanya mau menyusui dari 1 puting saja, mungkin karena rasulullah paham bahwa ada saudara satu susuan yang juga berhak untuk minum air susu ibunya. Air susu unta pun melimpah untuk di minum halimah dan harits, mereka pun berkata bahwa anak ini adalah pembawa berkah. Dan keunikan yang lain adalah keledai yg di tunggangi sadiah bisa membawa mereka hingga tujuan tanpa beristirahat, hingga teman 1 perjalanan heran dan minta untuk menunggu karena keledai yg kuat dari pada keledai mereka. Saat tiba di rumah mereka tinggal di tengah pemukiman bani saad, selama 2 tahun kambing mereka punuh dengan susu dan gemuk, kebalikan dari semua warga sekitar yg kambingnya tidak ada mengeluarkan susu yg banyak atau mungkin barang setetes. Setelah 2 tahun di kembalikan ke bundanya tapi mereka meminta Aminah untuk ridho di asuh kembali karena berkahnya Rasulullah, dengan membujuk karena khawatir wabah yang ada di mekah. Halimah membawa Rasulullah ke daerah Hawazin